
Mukadimah
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah menciptakan alam semesta dengan keseimbangan. Shalawat dan salam kita haturkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang menjadi teladan dalam menjaga kelestarian lingkungan.Lingkungan adalah amanah yang diberikan Allah kepada manusia. Sebagai khalifah di bumi, manusia memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga dan merawat alam agar tetap lestari. Dalam Islam, konsep ekologi sudah tertanam kuat dalam Al-Qur'an dan Hadits.
Alam sebagai Amanah dari Allah
Allah menciptakan alam semesta dengan keseimbangan dan menugaskan manusia sebagai khalifah untuk menjaganya.Dalil Al-Qur'an:
وَٱلْأَرْضَ وَضَعَهَا لِلْأَنَامِ ﴿١٠﴾ فِيهَا فَٰكِهَةٌۭ وَٱلنَّخْلُ ذَاتُ ٱلْأَكْمَامِ ﴿١١﴾ وَٱلْحَبُّ ذُو ٱلْعَصْفِ وَٱلرَّيْحَانُ ﴿١٢﴾ فَبِأَىِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿١٣﴾
"Dan bumi telah diletakkan-Nya untuk makhluk-Nya, di dalamnya ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang, serta biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS. Ar-Rahman: 10-13)
Ayat ini menegaskan bahwa bumi dan seluruh isinya adalah anugerah Allah bagi manusia. Segala yang ada di alam merupakan rezeki yang harus dijaga, bukan dirusak.
Larangan Merusak Lingkungan
Islam melarang segala bentuk kerusakan di muka bumi, termasuk pencemaran lingkungan, pemborosan sumber daya, dan eksploitasi alam secara berlebihan.Dalil Al-Qur'an:
وَلَا تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَٰحِهَا وَٱدْعُوهُ خَوْفًۭا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ ٱللَّهِ قَرِيبٌۭ مِّنَ ٱلْمُحْسِنِينَ
"Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (Allah) memperbaikinya, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat kebaikan." (QS. Al-A'raf: 56)
Manusia dilarang melakukan kerusakan di bumi, baik dalam bentuk pencemaran, deforestasi, maupun eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan.
Konsep Hemat dalam Penggunaan Sumber Daya
Islam mengajarkan prinsip hidup hemat dan tidak boros dalam memanfaatkan sumber daya alam.Dalil Hadits:
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا تُسْرِفْ فِي الْمَاءِ وَلَوْ كُنْتَ عَلَى نَهْرٍ جَارٍ»
Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: _"Janganlah berlebihan dalam menggunakan air, meskipun engkau berada di sungai yang mengalir."_ (HR. Ibnu Majah No. 425)
Hadits ini menegaskan pentingnya hidup hemat dalam menggunakan sumber daya alam. Sekalipun air melimpah, kita tetap harus menggunakannya dengan bijak.
Menanam Pohon sebagai Amal Jariyah
Islam sangat menganjurkan umatnya untuk menanam pohon dan menjaga kelestarian lingkungan.Dalil Hadits:
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِنْ قَامَتِ السَّاعَةُ وَفِي يَدِ أَحَدِكُمْ فَسِيلَةٌ فَإِنِ اسْتَطَاعَ أَنْ لَا يَقُومَ حَتَّى يَغْرِسَهَا، فَلْيَفْعَلْ»
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: _"Jika kiamat terjadi dan di tangan salah seorang dari kalian ada benih pohon, maka jika ia mampu menanamnya sebelum kiamat terjadi, hendaklah ia menanamnya." (HR. Ahmad No. 12902)
Hadits ini menunjukkan bahwa menanam pohon adalah amal kebaikan yang terus mengalir pahalanya, sekalipun dunia akan berakhir.
Dari berbagai dalil di atas, jelas bahwa Islam sangat menekankan pentingnya menjaga lingkungan. Manusia memiliki tanggung jawab sebagai khalifah di bumi untuk merawat alam dan tidak merusaknya. Oleh karena itu, mari kita terapkan prinsip-prinsip Islam dalam menjaga lingkungan dengan tidak boros, menghindari perusakan, serta menanam pohon sebagai investasi jangka panjang bagi keseimbangan ekosistem.
Semoga kajian ini dapat memberikan manfaat dan menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Wallahu a'lam bish-shawab. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
0 comments:
Posting Komentar