Soal PAS Qur'an Hadits Kelas 8 MTs KSKK disetai pembahasannya

Efektivitas latihan soal dalam pembelajaran sangat tinggi, karena membantu siswa memahami konsep, memperkuat ingatan, dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Beberapa cara latihan soal dapat efektif antara lain:

Meningkatkan Pemahaman Konsep: Dengan mengerjakan berbagai jenis soal, siswa dapat melihat konsep dari berbagai sudut pandang, sehingga pemahaman mereka lebih mendalam.

Identifikasi Kelemahan: Latihan soal membantu siswa mengidentifikasi area yang mereka kuasai dan area yang masih perlu ditingkatkan.

Meningkatkan Retensi: Mengulangi materi melalui latihan soal membantu memperkuat ingatan jangka panjang.

Simulasi Ujian: Latihan soal membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi ujian sesungguhnya, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan kepercayaan diri.

Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah: Soal-soal yang menantang dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah.

Evaluasi Diri: Siswa dapat menilai kemajuan mereka sendiri dan membuat rencana belajar yang lebih efektif. Untuk hasil yang optimal, latihan soal sebaiknya dilakukan secara teratur, dengan variasi jenis soal, dan disertai dengan review atau pembahasan untuk memahami kesalahan yang terjadi.

Sobat elpedia!! Berikut ini adalah Soal Penilaian Akhir Semester Qur'an Hadits Kelas 8 MTs disetai pembahasannya. Yuk Gaes!!!.. Persiapkan diri kamu, Buktikan bahwa kamu HEBAT!!!

SELAMAT MENGERJAKAN

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan memilih jawaban yang kamu anggap benar!


SOAL 1

Perhatikan tabel berikut!

Yang istilah dan artinya sesuai adalah ...

A. I
B. II
C. III
D. IV



Jawaban: B

Pembahasan:
  • Mad berarti panjang, bukan lunak.
  • Badal berarti pengganti (✅ Sesuai).
  • Layyin berarti bacaan mad lemas, bukan berhenti.
  • Sukun berarti mati atau berhenti, bukan panjang.



SOAL 2

Bacaan panjang ketika ada tanwin fathah atau fathatain dibaca waqaf (berhenti) pada akhir kalimat, baik berhenti karena terdapat tanda waqaf atau karena kehabisan nafas adalah pengertian mad ....

A. Badal
B. Layyin
C. ‘Iwad
D. Tamkin



Jawaban: C

Pembahasan:
  • Mad Badal terjadi ketika hamzah bertemu mad.
  • Mad Layyin terjadi jika ada huruf wau atau ya sukun sebelumnya berharakat fathah.
  • Mad ‘Iwad terjadi ketika tanwin fathah di akhir kalimat dibaca panjang saat waqaf (✅ Sesuai).
  • Mad Tamkin terjadi saat dua ya bertemu dalam kondisi tertentu.



SOAL 3

Adinda membaca QS. Al-Quraisy. Setiap berhenti membaca di akhir ayat, Adinda harus membaca yang benar sesuai hukum bacaan ....

A. Badal
B. ‘Arid lissukun
C. Tabi’i
D. Layyin



Jawaban: B

Pembahasan:
  • Mad Badal terjadi ketika hamzah bertemu mad dalam satu kata.
  • Mad ‘Arid lissukun terjadi saat mad bertemu sukun karena waqaf (✅ Sesuai).
  • Mad Tabi’i terjadi saat mad dibaca panjang tanpa sebab khusus.
  • Mad Layyin terjadi ketika ada huruf layyin (wau atau ya sukun setelah fathah) yang dibaca waqaf.



SOAL 4

Perhatikan ayat berikut!
هَلْ أَتَىٰ عَلَى ٱلْإِنسَٰنِ حِينٌ مِّنَ ٱلدَّهْرِ لَمْ يَكُن شَيْـًۭٔا مَّذْكُورًۭا

Hukum bacaan pada akhir ayat tersebut adalah ....

A. Mad ‘Arid lissukun
B. Mad ‘Iwad
C. Mad Layyin
D. Mad Tabi’i



Jawaban: B

Pembahasan:
  • Mad Badal terjadi ketika hamzah bertemu mad.
  • Mad Layyin terjadi jika ada huruf wau atau ya sukun sebelumnya berharakat fathah.
  • Mad ‘Iwad terjadi ketika tanwin fathah di akhir kalimat dibaca panjang saat waqaf (✅ Sesuai).
  • Mad Tamkin terjadi saat dua ya bertemu dalam kondisi tertentu.



SOAL 5

Abdullah sedang membaca QS. An-Nazi’at (79): 1-5. Pada setiap akhir ayat, Abdullah membaca panjang…. harakat.

A. 1
B. 2
C. 3
D. 4



Jawaban: C

Pembahasan: Pada akhir ayat, jika terdapat mad yang diwaqafkan, maka berlaku Mad ‘Arid lissukun.

Mad ‘Arid lissukun dibaca panjang 2, 4, atau 6 harakat, tetapi yang umum adalah 3 harakat sebagai standar.


SOAL 6

Habibullah sedang membaca QS. Al-Baqarah (2): 46, ketika membaca kalimat إِلَيْهِ, Habibullah membacanya dengan ....

A. lunak
B. jelas
C. samar
D. dengung



Jawaban: B

Pembahasan:
  • Kata إِلَيْهِ mengandung huruf ya sukun setelah harakat kasrah.
  • Bacaan ini tergolong mad asli (mad tabi’i) dan harus dibaca jelas dan panjang 2 harakat.
  • Dengung hanya berlaku untuk bacaan seperti ghunnah pada nun atau mim tasydid.



SOAL 7

Alfiah adalah siswi yang pandai membaca Al-Qur’an. Ketika ia membaca huruf berharakat fathah yang bertemu dengan wau atau ya sukun di akhir ayat, ia akan membaca panjang dua harakat atau empat harakat bahkan enam harakat. Dengan demikian, Alfiah mempraktikkan bacaan mad ....

A. Tamkin
B. ‘Arid lissukun
C. ‘Iwad
D. Layyin



Jawaban: D

Pembahasan:
  • Mad Layyin terjadi ketika ada huruf ya atau wau sukun setelah harakat fathah dan diwaqafkan.
  • Panjang bacaannya 2, 4, atau 6 harakat, sesuai yang dijelaskan dalam soal.
  • Mad ‘Arid lissukun terjadi jika mad tabi’i bertemu sukun karena waqaf.
  • Mad ‘Iwad terjadi jika tanwin fathah di akhir ayat diwaqafkan.
  • Mad Tamkin berkaitan dengan bertemunya dua ya dalam kondisi tertentu.



SOAL 8

Perhatikan QS. Al-Quraisy (106): 3 berikut!
فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَذَا الْبَيْتِ

Hukum bacaan pada akhir ayat tersebut adalah ....

A. Mad ‘Iwad
B. Mad Tabi’i
C. Mad Layyin
D. Mad ‘Arid Lissukun



Jawaban: C

Pembahasan:

Bacaan Mad Layyin terjadi jika ada huruf wau (و) atau ya (ي) sukun yang didahului oleh harakat fathah dan diwaqafkan.

Pada ayat tersebut, kata الْبَيْتِ memiliki huruf ya sukun setelah fathah, sehingga termasuk Mad Layyin dan bisa dibaca panjang 2, 4, atau 6 harakat.


SOAL 9

Perhatikan ayat QS. Al-Quraisy (106): 3-4 berikut!
فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَذَا الْبَيْتِ (3) الَّذِي أَطْعَمَهُم مِّن جُوعٍ وَآمَنَهُم مِّنْ خَوْفٍ (4)

Akhir ayat 3 ketika tidak dibaca waqaf dibaca… harakat. ....

A. 1
B. 2
C. 3
D. 4



Jawaban: B

Pembahasan:
Jika ayat tidak diwaqafkan, maka Mad Layyin tidak berlaku dan hanya dibaca Mad Tabi’i, yaitu panjangnya 2 harakat.

Jika ayat diwaqafkan, maka panjangnya bisa 2, 4, atau 6 harakat karena termasuk Mad Layyin.


SOAL 10

Perhatikan kalimat-kalimat pada tabel berikut!

Yang contoh Mad Layyin adalah ....

A. I dan II
B. I dan IV
C. II dan III
D. III dan IV



Jawaban: B

Mad Layyin terjadi jika ada huruf wau (و) atau ya (ي) sukun yang didahului harakat fathah dan diwaqafkan.


SOAL 11

Revaldo adalah siswa madrasah yang suka berbagi pengetahuan. Suatu hari ia menjelaskan kepada teman sebangkunya bahwa apabila terdapat mad thabi’i di akhir ayat atau di tengah ayat yang diikuti huruf hidup kemudian dibaca waqaf maka dapat dibaca panjang maksimal enam harakat. Dalam hal ini Revaldo menjelaskan tentang mad ....

A. Mad ṭabi’i
B. Mad layyin
C. Mad ‘āriḍ liṣsukūn
D. Mad ‘iwaḍ



Jawaban: C

Mad ‘āriḍ liṣsukūn terjadi ketika mad thabi’i bertemu dengan waqaf (berhenti), sehingga bacaan dapat dipanjangkan 2, 4, atau 6 harakat.


SOAL 12

Alfiah sedang membaca QS. Al-Fatihah (1):1-7. Setiap akhir ayat harus dibaca sesuai hukum bacaan ....

A.Badal
B.Ṭabi’i
C.‘Āriḍ liṣsukūn
D.Farqi



Jawaban: C

Pada QS. Al-Fatihah ayat 1-7, setiap akhir ayat dibaca waqaf dan biasanya mengandung mad thabi’i yang bertemu dengan waqaf, sehingga hukumnya menjadi mad ‘āriḍ liṣsukūn.


SOAL 13

Perhatikan kalimat-kalimat pada tabel berikut!

Yang contoh mad ‘āriḍ liṣsukūn adalah ....

A. 1, 2, dan 3
B. 1, 3, dan 5
C. 2, 3, dan 4
D. 3, 4, dan 5



Jawaban: D

Pembahasan: Mad ‘āriḍ liṣsukūn terjadi ketika ada mad thabi’i yang bertemu dengan waqaf (berhenti). Dalam tabel, contoh mad ‘āriḍ liṣsukūn terdapat pada kalimat 3, 4, dan 5.


SOAL 14

Abdullah mengeluarkan atau memberikan sebagian dari harta atau pendapatannya untuk pembangunan masjid dekat rumahnya. Perbuatan yang dilakukan Abdullah disebut ....

A. Infak
B. Amanah
C. Zakat
D. Wakaf



Jawaban: A

Pembahasan: Infak adalah mengeluarkan sebagian harta untuk kepentingan sosial atau ibadah tanpa syarat tertentu. Jika diwajibkan dan ada nisabnya, maka disebut zakat. Jika digunakan untuk kepentingan permanen seperti tanah atau bangunan, maka disebut wakaf.


SOAL 15

Perhatikan QS. Al-Fajr ayat 15 berikut!
فَأَمَّا ٱلْإِنسَٰنُ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ رَبُّهُۥ فَأَكْرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَكْرَمَنِ

Sikap orang yang beriman sesuai ayat tersebut seharusnya ....

A. Bersyukur
B. Bersabar
C. Tawakkal
D. Qana’ah



Jawaban: A

Pembahasan: Ayat ini menjelaskan bahwa ketika seseorang diberikan nikmat oleh Allah, ia sering kali merasa bahwa dirinya dimuliakan. Namun, sikap yang benar bagi orang beriman adalah bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah, karena semua yang diperoleh adalah ujian untuk melihat bagaimana seseorang merespons nikmat tersebut.


SOAL 16

Perhatikan QS. Al-Fajr ayat 16 berikut!
وَأَمَّا إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَهَٰنَنِ

Sikap orang yang beriman sesuai ayat tersebut seharusnya ....

A. Bersyukur
B. Bersabar
C. Qana’ah
D. Tawakkal



Jawaban: C

Pembahasan: Ayat ini menjelaskan bahwa ketika seseorang diuji dengan kesempitan rezeki, ia sering merasa bahwa Allah telah menghinakannya. Sikap yang benar bagi orang beriman adalah qana’ah (menerima dengan lapang dada atas rezeki yang diberikan Allah), karena semua rezeki adalah ketetapan-Nya dan merupakan ujian bagi hamba-Nya.


SOAL 17

Perhatikan kalimat-kalimat dalam QS. Al-Fajr (89): 18 berikut!

Urutan yang benar adalah....

A. 1, 2, 3, dan 4
B. 1, 3, 4, dan 2
C. 2, 3, 4, dan 1
D. 3, 4, 2, dan 1



Jawaban: B

Pembahasan: Urutan yang benar sesuai dengan susunan ayat dalam Al-Qur’an adalah
وَلَا تَحَٰضُّونَ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلْمِسْكِينِ

yang berarti "Dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin."


SOAL 18

Perhatikan ayat berikut!
كَلَّا بَل لَّا تُكْرِمُونَ ٱلْيَتِيمَ

Arti yang tepat dari ayat tersebut adalah ....

A. Maka dia berkata: "Tuhanku telah memuliakanku"
B. Maka dia berkata: "Tuhanku telah menghinakanku"
C. Sekali-kali tidak!, bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim
D. Dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin



Jawaban: C

Pembahasan: Ayat ini menegaskan kecaman Allah terhadap orang-orang yang tidak memuliakan anak yatim. Kata كَلَّا dalam ayat ini menegaskan bahwa anggapan manusia tentang kemuliaan dan kehinaan berdasarkan harta adalah keliru. Seharusnya, manusia menunjukkan kepedulian dengan memuliakan anak yatim.


SOAL 19

"Maka adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan diberinya kesenangan, Maka dia berkata: 'Tuhanku telah memuliakanku'."

Adalah arti dari ....

A. فَأَمَّا ٱلْإِنسَٰنُ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ رَبُّهُۥ فَأَكْرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَكْرَمَنِ
B. وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَهَٰنَنِ
C. كَلَّا بَل لَّا تُكْرِمُونَ ٱلْيَتِيمَ
D. وَلَا تَحَٰضُّونَ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلْمِسْكِينِ



Jawaban: A

Pembahasan: Ayat yang diberikan dalam soal merujuk pada QS. Al-Fajr ayat 15. Ayat ini menjelaskan tentang sifat manusia yang ketika diberi kelapangan rezeki, ia menganggap bahwa Allah sedang memuliakannya. Padahal, dalam Islam, kekayaan bukanlah tanda kemuliaan, melainkan ujian dari Allah untuk melihat bagaimana seseorang mengelolanya.


SOAL 20

Perhatikan ayat berikut!
وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَهَٰنَنِ

Arti kalimat bergaris bawah adalah ....

A. Memuliakanku
B.Menghinakanku
C. Menghormatiku
D. Membenciku



Jawaban: B

Kata أَهَٰنَنِ dalam ayat tersebut berasal dari kata هان yang berarti menghina atau merendahkan. Dalam konteks ayat, manusia yang diuji dengan keterbatasan rezeki sering kali merasa bahwa Allah telah menghinakannya. Padahal, sebagaimana ayat selanjutnya menjelaskan, baik kelapangan maupun kesempitan rezeki adalah ujian dari Allah, bukan tanda kemuliaan atau kehinaan seseorang.


SOAL 21

Salah satu sifat manusia adalah kurang bersyukur. Ayat yang menggambarkan sifat tersebut adalah ....

A. وَلَا تَحَٰضُّونَ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلْمِسْكِينِ
B. كَلَّا بَل لَّا تُكْرِمُونَ ٱلْيَتِيمَ
C. وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَهَٰنَنِ
D. فَأَمَّا ٱلْإِنسَٰنُ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ رَبُّهُۥ فَأَكْرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَكْرَمَنِ



Jawaban: C

Pembahasan: Ayat yang paling tepat untuk menggambarkan sifat kurang bersyukur adalah QS. Al-Fajr ayat 16 yang berbunyi:
وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَهَٰنَنِ

Artinya: "Dan adapun apabila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata: ‘Tuhanku menghinakanku’."

Ayat ini menunjukkan bahwa manusia sering kali tidak bersyukur atas ujian berupa keterbatasan rezeki. Mereka cenderung mengeluh dan menganggap Allah tidak menyayanginya, padahal itu adalah bagian dari ujian kehidupan.


SOAL 22

Perhatikan ayat berikut!
وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَهَٰنَنِ

Mencermati ayat tersebut, seharusnya manusia memiliki sifat ....

A. sabar
B. syukur
C. dzikir
D. tawadu’



Jawaban: A

Pembahasan: Ayat ini mengajarkan bahwa manusia seharusnya bersabar ketika diuji dengan keterbatasan rezeki, bukan malah mengeluh atau merasa dihinakan oleh Allah. Sabar adalah salah satu sikap yang sangat dianjurkan dalam Islam ketika menghadapi ujian, sebagaimana disebutkan dalam banyak ayat Al-Qur'an dan hadits Rasulullah ﷺ.


SOAL 23

Perhatikan QS. Al-Baqarah (2): 254 berikut ini!
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِمَّا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ يَوْمٌ لَا بَيْعٌ فِيهِ وَلَا خُلَّةٌ وَلَا شَفَاعَةٌ وَالْكَافِرُونَ هُمُ الظَّالِمُونَ

Isi pokok ayat tersebut adalah ....

A. Perintah infak
B. Perintah zakat
C. Perintah sedekah
D. Perintah wakaf



Jawaban: A

Pembahasan: Ayat ini berisi perintah Allah kepada orang-orang beriman untuk menginfakkan sebagian rezeki yang telah diberikan-Nya sebelum datangnya hari di mana tidak ada lagi jual beli, persahabatan, atau syafaat (Hari Kiamat). Oleh karena itu, isi pokok ayat ini adalah perintah untuk berinfak.


SOAL 24

Pak Mulki termasuk orang yang tidak mau menginfakkan hartanya. Berkali-kali kesempatan berinfak ia dapat, tetapi tetap saja tidak berinfak. Perilaku Pak Mulki termasuk orang yang ....

A. insyaf
B. zolim
C. murtad
D. kufur



Jawaban: D

Pembahasan: Orang yang enggan berinfak padahal memiliki kemampuan termasuk dalam kategori kufur nikmat, yaitu tidak bersyukur atas rezeki yang diberikan oleh Allah. Sikap ini sangat dicela dalam Islam, karena Allah memerintahkan manusia untuk menggunakan hartanya di jalan yang baik, termasuk berinfak dan bersedekah.


SOAL 25

M. Rida mempelajari QS. Al-Baqarah (2): 261. Allah SWT, maka ia mengamalkannya dengan ....

A. infak
B. zakat
C. dzikir
D. doa



Jawaban: A

Pembahasan: QS. Al-Baqarah (2): 261 menjelaskan tentang keutamaan berinfak, yang dianalogikan seperti biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, dan setiap tangkai menghasilkan seratus biji. Ini menunjukkan bahwa infak memiliki pahala yang sangat besar, sehingga cara terbaik untuk mengamalkan ayat ini adalah dengan berinfak.


SOAL 26

Perhatikan ayat berikut!
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِمَّا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ يَوْمٌ لَا بَيْعٌ فِيهِ وَلَا خُلَّةٌ وَلَا شَفَاعَةٌ

Yang dimaksud ayat bergaris bawah يَوْمٌ لَا بَيْعٌ فِيهِ وَلَا خُلَّةٌ وَلَا شَفَاعَةٌ adalah ....

A. Hari Qiyamah
B. Hari dagang
C. Hari nikah
D. Hari syafaat



Jawaban: A

Pembahasan: Frasa يَوْمٌ لَا بَيْعٌ فِيهِ وَلَا خُلَّةٌ وَلَا شَفَاعَةٌ dalam ayat tersebut mengacu pada hari di mana tidak ada lagi transaksi, persahabatan, atau syafaat, yaitu Hari Kiamat. Pada hari itu, setiap manusia hanya akan mempertanggungjawabkan amal perbuatannya tanpa bisa bergantung pada orang lain.


SOAL 27

Sifulan adalah orang yang sangat berkecukupan, tetapi ia memilih memperkaya dirinya. Ia tidak mau berbagi dengan sesama. Berdasarkan QS. Al-Baqarah (2): 254, perilaku Sifulan termasuk ....

A. zalim
B. kikir
C. kufur
D. ingkar



Jawaban: B

Pembahasan: Ayat QS. Al-Baqarah (2): 254 memerintahkan orang-orang beriman untuk berinfak sebelum datangnya hari di mana tidak ada lagi jual beli dan syafaat. Orang yang menahan hartanya tanpa berbagi disebut sebagai orang yang bakhil atau kikir.


SOAL 28

Perhatikan hadis berikut!
اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

Arti kalimat yang bergaris bawah adalah....

A. kikir
B. penawar
C. pengganti
D. bakhil



Jawaban: C

Pembahasan: Kata خَلَفًا dalam hadis berarti pengganti, yakni Allah mengganti harta yang telah diinfaqkan dengan yang lebih baik.


SOAL 29

Perhatikan hadis berikut!
اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

Arti kata yang bergaris bawah adalah....

A. pengganti
B. kehancuran
C. kekecewaan
D. bakhil



Jawaban: B

Pembahasan: Kata تَلَفًا dalam hadis berarti kehancuran atau kebinasaan, yakni doa agar orang yang menahan hartanya (tidak berinfak) mengalami kerugian.


SOAL 30

Malaikat mendoakan orang-orang yang menahan hartanya dengan do’a ....

A. إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُوْلُ أَحَدُهُمَا
B. اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
C. اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا
D. مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ



Jawaban: B

Pembahasan: Hadis yang berkaitan dengan doa malaikat bagi orang yang menahan hartanya berbunyi:
"اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَأَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا"

Artinya: "Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfak, dan berilah kebinasaan bagi orang yang menahan hartanya (kikir)." (HR. Bukhari & Muslim). Maka, doa yang ditujukan kepada orang yang menahan hartanya (kikir) adalah
اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

yang berarti "Ya Allah, binasakanlah harta orang yang menahan (tidak mau berinfak)."


SOAL 31

"Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya",

hadis yang sesuai adalah ....

A. مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ
B. اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا
C. إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُوْلُ أَحَدُهُمَا
D. اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا



Jawaban: B

Pembahasan: Hadis ini berasal dari riwayat Bukhari dan Muslim yang menyebutkan bahwa malaikat berdoa setiap hari bagi orang yang bersedekah:
"اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَأَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا"

Artinya: "Ya Allah, berikanlah pengganti bagi orang yang berinfak, dan berikanlah kebinasaan bagi orang yang menahan hartanya (kikir)."

Jawaban yang sesuai adalah B, karena kalimat tersebut merupakan bagian dari doa malaikat yang memohonkan keberkahan bagi orang yang bersedekah.


SOAL 32

Perhatikan hadis berikut! Urutan yang benar adalah....

A. 1, 2, 3, 4, 5
B. 1, 3, 4, 2, 5
C. 1, 3, 4, 5, 2
D. 1, 3, 2, 5, 4



Jawaban: C

Pembahasan: Hadis ini merupakan bagian dari hadis tentang doa malaikat yang turun setiap pagi dan mendoakan orang yang bersedekah.


SOAL 33

Perhatikan hadis berikut!
الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى

Arti kata yang bergaris bawah adalah....

A. di atas
B. di bawah
C. di samping
D. di belakang



Jawaban: A

Pembahasan: Hadis ini bermakna "Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah."
الْيَدُ الْعُلْيَا (tangan di atas) berarti orang yang memberi.
الْيَدِ السُّفْلَى (tangan di bawah) berarti orang yang meminta atau menerima.


SOAL 34

Perhatikan hadis berikut!
الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى

Arti kata yang bergaris bawah adalah....

A. di atas
B. di bawah
C. di samping
D. di belakang



Jawaban: B

Pembahasan: Hadis ini bermakna "Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah."
الْيَدُ الْعُلْيَا (tangan di atas) berarti orang yang memberi.
الْيَدِ السُّفْلَى (tangan di bawah) berarti orang yang meminta atau menerima.


SOAL 35

"Tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang di bawah", hadis yang sesuai adalah ....

A. الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى
B. وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى
C. وَمَن يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ
D. وَمَن يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللَّهُ



Jawaban: A

Pembahasan: Hadis ini menyatakan bahwa tangan yang memberi lebih baik daripada tangan yang menerima. Maknanya adalah anjuran untuk bersedekah dan membantu orang lain daripada menjadi peminta-minta.


SOAL 36

Perhatikan hadis berikut!
الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى

Maksud hadis tersebut adalah ....

A. Larangan berderma
B. Larangan mengemis
C. Perintah bekerja
D. Menyeru kebaikan



Jawaban: B

Pembahasan: Hadis ini mengajarkan bahwa tangan di atas (orang yang memberi) lebih baik daripada tangan di bawah (orang yang meminta). Ini menunjukkan larangan untuk bergantung pada orang lain atau mengemis tanpa usaha sendiri.


SOAL 37

Perhatikan hadis berikut!
وَمَن يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ

Sikap yang sesuai dengan hadis tersebut adalah ....

A. ‘Iffah
B. Bakhil
C. Qana’ah
D. Infak



Jawaban: A

Pembahasan:

وَمَن يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ berarti “Barang siapa yang menjaga kehormatannya, maka Allah akan menjaganya.”

‘Iffah berarti sikap menjaga kehormatan diri, tidak meminta-minta, dan hidup dengan cara yang bermartabat.


SOAL 38

"Maka barangsiapa yang berusaha memelihara dirinya", hadis yang sesuai adalah ....

A. الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى
B. وَمَن يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ
C. وَمَن يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللَّهُ
D. وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى



Jawaban: C

Pembahasan: Hadis ini bermakna bahwa siapa yang berusaha mencukupi kebutuhannya dan tidak menggantungkan diri pada orang lain, maka Allah akan mencukupkannya. Hadis ini mengajarkan sikap mandiri dan tidak bergantung pada orang lain.


SOAL 39

Ibu Marhamah bukanlah orang kaya secara ekonomi, tetapi tidak menghalanginya untuk berbagi dengan sesamanya. Setiap hari Jum’at ia mengundang beberapa anak yatim di dekat rumahnya. Perilaku Ibu Marhamah sesuai dengan hadis ....

A. اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا
B. الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى
C.وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى
D. اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا



Jawaban: B

Pembahasan: Hadis ini bermakna bahwa tangan yang memberi (tangan di atas) lebih baik daripada tangan yang meminta (tangan di bawah). Ibu Marhamah memiliki sifat dermawan meskipun bukan orang kaya, yang mencerminkan makna hadis ini, yaitu anjuran untuk bersedekah dan berbagi kepada yang membutuhkan.


SOAL 40

Perhatikan hadis berikut!
الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُوْلُ

Maksud kalimat bergaris bawah adalah ....

A. Istri dan anak
B. Yatim dan du’afa
C. Fakir, miskin, dan yatim
D. Istri, anak, dan yatim



Jawaban: A

Pembahasan: Kalimat وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُوْلُ berarti "Dan mulailah dengan orang yang menjadi tanggunganmu." Dalam Islam, nafkah utama diberikan kepada keluarga terlebih dahulu, seperti istri dan anak, sebelum bersedekah kepada orang lain. Oleh karena itu, jawaban yang paling tepat adalah istri dan anak.



ULANGI LAGI SOAL LAINNYA

close

Semoga Latihan Soal Penilaian Akhir Semester Qur'an Hadits Kelas 8 MTs disetai pembahasannya ini bermanfaat dan bisa memberikan semangat untuk selalu berlatih. Salam sukses, Sobat Elpedia !!!.



Catatan

Kebenaran jawaban diatas tidak mutlak. Jawaban tersebut bersifat terbuka sehingga bisa dieksplorasi lagi lebih lanjut.

Demikianlah Soal Penilaian Akhir Semester Qur'an Hadits Kelas 8 MTs disetai pembahasannya, Semoga bermanfaat dalam mempersiapkan ujian atau asesmen. Baca juga soal-soal Lainnya pada DAFTAR ISI di bawah ini!

DAFTAR ISI

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Telegram
Share on Whatsapp

0 comments:

Posting Komentar